Jumat, 01 April 2011

KADO YANG TERTUNDA

 



Aku masih belum bisa melupakan kejadian tadi siang,saat aku membuang bungkusan berwarna biru itu. Bungkusan biru yang kau sebut itu kado untukku.
          “apa maksudmu memberi kado ini?”tanyaku
          “ini kado ulang tahunmu Dinda” jawabmu
          “apa kau tidak tau tanggal berapa sekarang ? ini bukan tanggal ulang tahunku” jawabku
          “maaf, aku baru memberi kado ulang tahunmu sekarang” jawabmu
          “aku tidak perlu kado ini, karena itu berikan saja pada orang yang berulang tahun pada tanggal ini !! jawabku
          “aku mohon maafkan aku,,tolong terima  saja kado ini sebagai permintaan maafku terserah setelah kau menerimanya kau mau apakan, aku hanya ingin kau menerimanya” pintamu
          Aku menerima bungkusan berwarna biru itu.Lalu aku buang ke tempat sampah yang ada di sebelahku.
          “kau yang bilang sendiri aku bebas melakukan apa saja pada kadomu itu” jawabku sambil berlalu dengan dingin
          Kamu tau saat itu aku ingin menoleh padamu, ingin meminta maaf padamu, tapi aku terlanjur kecewa padamu,terlanjur lelah mendengar kata maafmu...
          Mungkin sifatku kekanak-kanakan, tapi apa kau tau aku hanya ingin kau memperhatikanku,aku hanya ingin tau seberapa besar kesungguhan cintamu itu..Seandainya kamu menyadari bahwa kamu terlalu egois dengan hidupmu,maka jangan salahkan aku bila kali ini aku menjauhimu.Karena akupun ingin bersikap sama padamu....
Untuk 17 mei ‘93